![]() |
| Sopir Taksi Perlu Bekal Bahasa Inggris_By.Asrul |
Malang (beritajatim.com) -
Minimnya pengetahuan komunikasi berbahasa asing yang dimiliki oleh para sopir
taxi dan angkutan umum di Kota Malang menjadi salah satu hambatan berkembangnya
pariwisata. Untuk itu, para pengemudi angkutan wisata didorong untuk bisa
berbahasa asing, khususnya Bahasa Inggris.
Dosen Pariwisata Pendidikan Vokasi Universitas
Brawijaya Malang, A. Faidlal Rahman mengungkapkan, Kota Malang berpotensi
sebagai salah satu tujuan wisata pluralisme di Jawa Timur. Namun sayang,
kurangnya kesadaran para sopir angkutan, travel dan taxi untuk melayani
wisatawan dengan baik masih kurang. "Banyak keluhan dari wisatawan
domestika dan asing soal pelayanan pariwisata di Malang," kata Faid,
Selasa (11/9/2012).

